Bus Nyemplung Jurang Di Gitgit Bali

19 Juni 2011. Cab.Bali

Jalur maut Denpasar-Singaraja Sabtu kemarin 18/6 kembali memakan korban jiwa. Sebuah bus yang mengangkut rombongan Bina Marga Pemkot. Semarang dengan No.Pol.K 1646 AB terjerembab masuk jurang sedalam kuarang lebih tiga meter. Kecelakaan tunggal bus yang mengangkut 42 orang penumpang dan 3 (tiga) kru ini berlangsung sekitar jam 16.00 Wita, di KM 10-11 tepatnya di Desa Gitgit Sukasada Buleleng Bali. Atas kejadian tersebut 1 (satu) orang penumpang a.n.Sri Ulfayani (51) meninggal dunia, 2 (dua) orang mengalami luka berat,masing-masing atas nama Edy Raharjo, dan Drajat, 31 (tiga puluh satu) orang luka ringan dan 11 (sebelas) orang selamat.

Awal mula kejadian, bus yang dikemudikan Suhadi (49) berangkat dari bedugul – Singaraja kurang lebih sekitar pk.14.00 Wita, selanjutnya akan kembali ke Semarang melalui penyebrangan Gilimanuk. Setibanya di TKP sopir tidak dapat menguasai kendaraan karena rem tidak berfungsi normal, yang akhirnya terjungkal masuk jurang.  Atas musibah ini semua penumpang dan crew bus Nusantara tersebut terjamin Jasa Raharja sesuai UU.No.33 Tahun 1964,jo.P.P.No.17 Tahun 1965 dan berhak atas santunan. Untuk korban meninggal dunia sebesar Rp.25 juta sedangkan biaya perawatan bagi korban luka-luka maksimal sebesar Rp.10 juta dan cacat tetap maksimal Rp. 25 juta. 

Menanggapi kasus kecelakaan dimaksud Kepala Perwakilan Jasa Raharja Singaraja, I Wayan Kastika,SE., beserta jajaran langsung berkoordinasi dengan Satlantas Polres Buleleng dan bergerak menuju TKP serta melihat langsung keadaan korban yang dirawat di RSU Singaraja. I Wayan Kastika,SE., atas nama Jasa Raharja Bali melalui pengurus PO Nusantara, Budi Pras, menyampaikan ikut berduka cita atas musibah yang dialami rombongan Bina Marga Pemkot Semarang, dan berjanji siap akan menyantuni korban serta membantu menyelengkapi dukument yang dibutuhkan untuk proses penyelesaian santunan Jasa Raharja. Budi Pras, selaku pengurus PO Nusantara atas nama perusahaan menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pihak Jasa Raharja Bali dan jajaran Satlantas Polres Buleleng atas kesigapan penanganan dan memberikan pertolongan sehingga para korban bisa terhindar dari patalitas yang lebih buruk. *(Humas JR Bali/Bahrudin)*.