JR Sumbar, Dialog Interaktif Keselamatan Lalu lintas melalui ”TVRI”

28 September 2011. editor09

Keselamatan lalu lintas bertujuan untuk menurunkan korban kecelakaan lalu-lintas di jalan. Merupakan suatu program untuk menurunkan angka kecelakaan beserta seluruh akibatnya, karena kecelakaan mengakibatkan pemiskinan terhadap keluarga korban kecelakaan. ,dimana sebagian besar kejadian kecelakaan lalu lintas diakibatkan karena faktor manusia, sehingga langkah untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam berlalu lintas, khususnya pengguna sistem lalu lintas dapat dilakukan melalui pendidikan mulai dari usia dini , penyuluhan melalui media masa, Perbaikan Peraturan perundangan, tata cara mengemudi dan penegakkan hukum

Direktorat lalu lintas Polda Sumbar, AKBP Sareng , Dinas Perhubungan Kabid Keselamatan Darat Dinas Provinsi Tingkat I Sumbar, Con Asfi , Jasa Raharja Cabang Sumbar, Dedi Djunaedi, berdialog  dengan warga Minang  melalui  TVRI  Padang.

Dalam Dialog Interaktif ini mengambil tema “Pentingnya Keselamatan  Lalu lintas Jalan” bagi pengguna jalan, terlihat dari data korban  kecelakaan lalu lintas jalan jauh lebih tinggi dibanding dengan kecelakaan transpotasi Udara dan Laut, rata rata kecelakaan meningggal dunia perhari berjatuhan dijalan 3 orang, belum termasuk yang luka- luka

Resiko kecalakaan dapat dikurangi, kata narasumber dengan memperhatikan beberapa aspek, antaranya yaitu mengajak para pengguna jalan untuk lebih bertagung jawab dengan saling menghargai serta bersahabat dan santun di Jalan, mentaati peraturan lalu lintas serta pihak penegak hukum lebih tegas dan konsisten menegakkan peraturan lalulintas  serta  agar pemerintah menyediakan moda transpostasi publik yang aman, nyaman untuk  masyakat luas

” Keselamatan jalan adalah prioritas utama karena merupakan kepentingan semua. Tapi kalo bicara efektif, tergantung sejauh mana seruan itu dilakukan”. Sebenarnya, UU No. 22 Tahun 2009  tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sudah mengatur dengan jelas  semua itu. Yang terpenting bagaimana mensosialisasikan dan menerapkan undang undang tersebut kepada pengguna jalan dan yang lebih penting  lagi adalah “ penegak hukum benar benar lebih tegas dan konsisten menegakkan peraturan lalu lintas ini”, tegas pendengar Amril, “Simple kok, yang salah ya ditindak”, pungkasnya.*(Humas JR Sumbar/kamil)*