Kecelakaan Maut Kereta Api vs Toyota Kijang Krista

31 Oktober 2011. editor06

Kecelakaan Maut Kereta Api kontra Mobil Kijang Krista BK 1188 WS yang mengakibatkan 7 orang Meninggal Dunia dan 3 orang Luka-Luka di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai, akibat palang pintu kereta api (pintu neng nong) tidak tertutup saat Kereta Api melintas.

Kejadian terjadi pada hari Jumat tanggal 28 Oktober 2011 sekitar pukul 23.30 WIB, pada saat mobil Kijang Krista BK 1188 WS yang berisikan 10 orang penumpang berniat menghadiri pesta pernikahan keluarga mereka di Bagan Batu melintasi jalur perlintasan Kereta Api yang palang pintunya tidak tertutup. Mobil tersebut menerobos jalur perlintasan tanpa memperhatikan kereta api yang akan melintas, sehingga terjadi tabrakan dan mobil terseret sejauh 200 meter dengan posisi melintang di tengah rel kereta api. Kejadian tersebut mengakibatkan 7 orang penumpang meninggal dunia di TKP dan 3 orang mengalami luka-luka. Menurut korban yang selamat, kecelakaan tersebut bermula dari sang supir bernama, Joko Susilo, yang kerap kali memainkan HP nya dan bolak balik menelphone, sehingga sewaktu melintasi perlintasan kereta api tidak mendengar klakson kereta api yang akan melintas dan terjadilah tabrakan tersebut.

Kepala Perwakilan Tebing Tinggi, Jamuda F P Marbun, didampingi, Dian Martin, (PJ. Samsat Sei Rampah) dan, Yudi Afriandi, (P.Adm.Pelayanan) turun langsung ke lokasi kecelakaan dan mengunjungi korban selamat yang dirawat di Rumah Sakit Trianda Perbaungan. Sementara semua korban yang meninggal dunia telah dibawa ke Marelan Medan oleh keluarganya. (Humas JR Sumut)