Survey Pasca Bayar JR NTT di Daratan Timor

14 September 2012. editor23

Dalam memastikan pelaksanaan prinsip lima tepat yang meliputi : tepat informasi, jaminan, subjek, waktu dan tepat tempat, Jasa Raharja NTT melakukan survey pasca bayar sekaligus uji silang terhadap SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) secara terjadwal di seluruh kantor bersama samsat di wilayah kerja cabang Nusa Tenggara Timur.

Pelaksanaan survey pasca bayar serta uji silang terhadap penerimaan SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) kali ini dilakukan oleh Kanit Humas dan Hukum Made Rusna didampingi Laurensius Ade Suyanto, sesuai rencana akan dilaksanakan dari tanggal 12 sd 15 September 2012 berdasarkan surat perintah Nomor: DL/100/2012. Pelaksanaan kegiatan tersebut meliputi wilayah Kabupaten TTS (Timur Tenngah Selatan), Kabupaten TTU (Timur Tengah Utara) dan Kabupaten Belu.

Sebagaimana biasa, petugas survey dalam kegiatan ini mendatangi masing-masing alamat ahli waris serta mengajukan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan awal proses berkas sampai dengan diterimanya santunan. Dalam kesempatan tersebut Zakeos Missa selaku ahli waris dari Adibertus Missa menyatakan puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh petugas jasa raharja, “kami berterima kasih kepada jajaran jasa raharja atas bantuan serta pelayanan yang diberikan sehingga santunan sebesar 25jt dengan cepat dapat kami terima dalam keadaan utuh”ungkap missa.

Sedangkan pelaksanaan uji silang terhadap penerimaan SWDJLLJ dilakukan dengan menggunakan data pembanding yang terdiri dari tiga bukti pendukung antara lain; penerimaan Dispenda, hasil spiltsing dasi JR serta bukti setoran Bank.

Dari rangkain kegiatan tersebut di atas tidak diketemukan kejanggalan-kejanggalan administrasi yang dilakukan oleh petugas kantor bersama samsat, baik terhadap survey klaim maupun pelaksanaan uji silang. Karena para petugas samsat telah melakukan rutinitas tugas berdasarkan ketentuan perusahaan. Diharapkan hal ini tetap dipertahankan bahkan ditingkatkan sebagai upaya dalam menjaga eksistensi perusahaan di masa mendatang. *(Humas JR NTT/Rusna)*.