Wakil Bupati Kaimana Bayarkan Santunan Enam Orang Korban Merpati

12 Mei 2011. Humas Cab. Papua

Kaimana – Wakil Bupati Kaimana Burhanuddin Umbayer didampingi Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero) Papua Robby Katuuk,Kepala Perwakilan Sorong Marty M.Tuturong dan Wakil Kapolres Kaimana Kompol.Sugianto disaksikan oleh Muspida Kaimana dan masyarakat sekitar membayarkan santunan enam orang korban Pesawat Merpati Kaimana yang diterima oleh 5 orang ahli waris korban di Kantor Bupati Kaimana Papua Barat pada Hari Rabu 11 Mei 2011 menyusul kecelakaan Pesawat Merpati pada tanggal 7 Mei 2011 yang menewaskan 25 orang.

Pembayaran santunan dilaksanakan di Kantor Bupati Kaimana kepada para ahli waris korban antara lain:

1.      Debora Surbay menerima Rp.100 juta isteri dari Alm.Watratam Stefanus dan Ibu dari Alm.Watraman Permenas.

2.      Dominggas Zarah Idorway menerima Rp. 50 Juta isteri dari Alm.Sawi Stevanus.

3.      Salija Werfete menerima Rp. 50 Juta isteri dari Alm.Amir Kurita

4.      Marice Umpenawani menerima Rp.50 Juta, orang tua dari Alm.Galilea Samaran

5.      Edikson Emanratu menerima Rp. 50 Juta, suami dari Alm.Sarce Samaran

Wakil Bupati didampingi Kepala Cabang Papua, menyatakan bahwa pemerintah turut berduka cita atas musibah jatuhnya Pesawat Merpati yang menewaskan 25 orang termasuk enam orang warga Kaimana, semoga para ahli waris dan semua keluarga tabah dan tawakal menghadapi cobaan ini dan Tuhan memberikan penghiburan, sehingga semua keluarga tidak terlalu lama larut dalam kesedihan. Wakil Bupati juga memberikan apresiasi kepada Jasa Raharja yang turut ambil bagian dalam menangani korban kecelakaan Merpati mulai dari evakuasi korban bahkan santunan dapat dibayarkan sesingkat mungkin.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero) Papua Robby Katuuk kepada para wartawan menyatakan bahwa Jasa Raharja diberikan tugas oleh pemerintah untuk melaksanakan UU No 33/1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan UU No 34/1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan dituntut senantiasa membantu mitra terkait untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan jika terjadi kecelakaan, Jasa Raharja harus pro aktif membantu evakuasi serta secepatnya membayarkan santunan sesuai hak korban/ahli waris korban. Untuk kecelakaan Merpati Kaimana termasuk dalam ruang lingkup UU No 33/1964

Humas Papua / Artaban Mambay