BARABAI, KP – Apes dialami Muhidin alias Utuh (25), pelaku penjambret kambuhan itu tewas setelah sepeda motor Yamaha RX Spesial DA 5108 HJ yang dinaikinya menabrak rambu-rambu di belokan tajam usai melakukan aksinya.
Warga Desa Tanjung Angkus Kecamatan Awayan Kabupaten Balangan di Jalan Desa Sungai Rangas RT 2 RW depan Masjid di Sungai Rangas Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS), Kamis (4/2), sekitar pukul 18.00 WITA.
Dari keterangan saksi, akibat semua itu bagian kepala pelaku luka parah. Kerasnya menabrak, hingga membuat dua rambu dengan podasi besi tercabut dari tempatnya. Namun rambu yang ketiga tidak bergoyah dan disitulah kedua pelaku ambruk. Calakanya lagi, disambut dinding got hingga membuat luka parah kepala dan tewas saat di rumah sakit.
Sementara rekannya, Aliansyah (19) terluka parah dengan paha robek cukup besar serta luka pada bagian kaki. Ia kini tengah menjalani perawatan di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Damanhuri Barabai. Kapolres HST, AKBP Joko Purwanto melalui Wakapolres, Kompol Teddy Mukmin Artono Sik mengatakan, kedua penjambret itu telah lama dicari.
Keduanya menjambret tas milik salah satu pelajar kelas III MTsN Pantai Hambawang LAS, Nur Heldayati (15), warga Desa Benua Kepayang Kecamatan Las. Saat itu pelaku Utuh dan Aliansyah merebut tas Heldayati di Jalan Simpang Tiga Banua Kupang RT 1 Kecamatan LAS.
Kebetulan simpangan tersebut banyak tukang ojek yang mangkal mendengar teriakan korban, ikut mengejar pelaku. Kejar-kejaran terjadi, namun kalah cepat dari pelaku. Di luar dugaan pelaku yang merasa ketakutan tancap gas tak dapat mengendalikan laju motornya pada belokan di Jalan Desa Sungai Rangas Aliansyah.
Utuh yang berada di belakang terhempas menghantam tembok pagar Masjid Sungai Rangas, yang berada di pinggir jalan raya itu. Disebut, pelaku menjambret Handphone Nokia 2320 milik korban. Semua ditebus dengan nyawa.``Bahkan, di badan pelaku juga ditemukan dua bilah senjata tajam jenis pisau,’’ kata Teddy.






