Kapolri: Angka Korban Laka Melebihi Korban Perang

9 Maret 2010, Humas JR Kalsel.

JAKARTA - Kapolri, Jendral Bambang Hendarso Danuri menjelaskan, pihaknya sangat prihatin terhadap tingginya jumlah korban meninggal dalam kecelakaan lalu lintas, yang mencapai 20 ribu orang pertahunnya. Menurutnya jumlah tersebut melebihi jumlah korban meninggal dalam peperangan.

Menurut data yang dilansir oleh Mabes Polri, dari tahun 2007 hingga 2009 kemarin, pertahunnya angka korban kecelakaan di jalan mencapai rata-rata 20 ribu orang pertahunnya, dimana lima persen diantaranya menimpa pelajar. "Oleh karena itu kami melihat perlunya perubahan besar karakter dan budaya masyarakat dalam berlalulintas, " terangnya.

Oleh karena itu Jenderal Bambang Hendarso Danuri merasa perlu untuk memasukan materi berdisiplin lalu lintas dalam kurikulum sekolah dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi.

"Pertahunnya sebanyak 50 juta anak sekolah dari tingkat TK hingga Perguruan Tinggi, mereka ini bisa menjadi agen perubahan dalam menciptakan karakter dan budaya tertib lalulintas di tengah masyarakat," paparnya.

Karena dasar pemikiran tersebut di hari Senin (8/3/2010) Mabes Polri menandatangani nota kesepahaman dengan Menteri Pendidikan Nasional, Prof Dr Ir H Muhammad Nuh, terkait dimasukannya materi disiplin berlalulintas dalam kurikulum sekolah.

Lebih lanjut ia menegaskan, kepada seluruh anggota jajaran kepolisian RI menjadi contoh bagi masyarakat dalam disiplin berlalulintas./SP