
Maknai Semangat Iduladha 1447 H, Jasa Raharja Hadir Berbagi untuk Masyarakat melalui Penyaluran Paket Daging Kurban
28/05/2026

Jakarta - Dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, PT Jasa Raharja kembali melaksanakan kegiatan kurban sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat. Kegiatan pemotongan dan distribusi hewan kurban dipusatkan di Masjid Nur Rohman, Kantor Pusat Jasa Raharja, Jakarta, Kamis (28/05/2026).
Mengusung tema 'Qurban Peduli, Qurban Berbagi', kegiatan kurban tahun ini menjadi wujud rasa syukur dan semangat berbagi dari insan Jasa Raharja yang turut didukung melalui program TJSL perusahaan. Pada pelaksanaan tahun ini, hewan kurban yang terkumpul terdiri atas 9 ekor sapi dan 8 ekor kambing. Hasil pemotongan hewan kurban tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat sekitar, tenaga pendukung operasional, serta pihak-pihak yang membutuhkan.
Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa kegiatan kurban merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat sosial bagi masyarakat. “Iduladha menjadi pengingat penting tentang nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi. Melalui kegiatan kurban ini, kami berharap Jasa Raharja dapat terus mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Tahun ini, distribusi daging kurban diperkirakan mencapai lebih dari 1.500 paket dengan masing-masing berat 1,2 kg per paketnya. Menurut Direktur Utama Jasa Raharja Awaluddin, momentum Iduladha menjadi pengingat bagi insan Jasa Raharja untuk terus menumbuhkan nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat,” tambah Awaluddin. Pelaksanaan kurban ini juga menjadi bagian dari implementasi tanggung jawab sosial perusahaan yang secara konsisten dilakukan setiap tahun, khususnya dalam mendukung kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan. Jasa Raharja berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Masuk Fortune Southeast Asia 2025, Jasa Raharja Raih Penghargaan Internasional Lingkungan Kerja Terbaik
29/05/2026
Jakarta – PT Jasa Raharja menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan masuk dalam daftar Fortune 100 Best Companies to Work For™ Southeast Asia 2025. Dalam daftar perusahaan dengan lingkungan kerja terbaik di kawasan Asia Tenggara tersebut, Jasa Raharja menempati peringkat ke-56.
Penghargaan ini disusun berdasarkan hasil Trust Index™ Survey yang dikembangkan oleh Great Place To Work, dengan melibatkan lebih dari 550.000 respons terverifikasi dari ribuan karyawan di berbagai perusahaan di kawasan ASEAN, termasuk Indonesia. Penilaian dilakukan terhadap organisasi yang dinilai mampu membangun budaya kerja yang kuat, tingkat kepercayaan tinggi, serta pengalaman kerja yang positif bagi para karyawan.
Direktur SDM, Umum, dan Teknologi Informasi Jasa Raharja, Rubi Handojo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan Jasa Raharja atas kontribusi dan komitmen yang telah diberikan sehingga perusahaan memperoleh pengakuan tersebut.
Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh insan Jasa Raharja yang selama ini terus menjaga budaya kerja yang kolaboratif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan. “Kami percaya bahwa lingkungan kerja yang sehat dan penuh kepercayaan menjadi fondasi penting dalam menghadirkan kinerja terbaik bagi masyarakat,” ujar Rubi.
Ia menambahkan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat transformasi budaya kerja yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan. “Bagi kami, membangun tempat kerja yang baik bukan hanya tentang menciptakan kenyamanan bagi karyawan, tetapi juga tentang bagaimana perusahaan mampu menumbuhkan rasa memiliki, semangat kolaborasi, dan ruang untuk berkembang bersama,” tambah Rubi.
Masuknya Jasa Raharja dalam daftar Fortune 100 Best Companies to Work For™ Southeast Asia 2025 menjadi bukti bahwa transformasi perusahaan tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan layanan kepada masyarakat, tetapi juga melalui penguatan kualitas sumber daya manusia dan budaya organisasi. Jasa Raharja terus berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang positif dan produktif guna mendukung pelayanan yang cepat, tepat, dan terpercaya bagi masyarakat.

Maknai Semangat Iduladha 1447 H, Jasa Raharja Hadir Berbagi untuk Masyarakat melalui Penyaluran Paket Daging Kurban
29/05/2026
Jakarta - Dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, PT Jasa Raharja kembali melaksanakan kegiatan kurban sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat. Kegiatan pemotongan dan distribusi hewan kurban dipusatkan di Masjid Nur Rohman, Kantor Pusat Jasa Raharja, Jakarta, Kamis (28/05/2026).
Mengusung tema 'Qurban Peduli, Qurban Berbagi', kegiatan kurban tahun ini menjadi wujud rasa syukur dan semangat berbagi dari insan Jasa Raharja yang turut didukung melalui program TJSL perusahaan. Pada pelaksanaan tahun ini, hewan kurban yang terkumpul terdiri atas 9 ekor sapi dan 8 ekor kambing. Hasil pemotongan hewan kurban tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat sekitar, tenaga pendukung operasional, serta pihak-pihak yang membutuhkan.
Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa kegiatan kurban merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat sosial bagi masyarakat. “Iduladha menjadi pengingat penting tentang nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi. Melalui kegiatan kurban ini, kami berharap Jasa Raharja dapat terus mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Tahun ini, distribusi daging kurban diperkirakan mencapai lebih dari 1.500 paket dengan masing-masing berat 1,2 kg per paketnya. Menurut Direktur Utama Jasa Raharja Awaluddin, momentum Iduladha menjadi pengingat bagi insan Jasa Raharja untuk terus menumbuhkan nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat,” tambah Awaluddin. Pelaksanaan kurban ini juga menjadi bagian dari implementasi tanggung jawab sosial perusahaan yang secara konsisten dilakukan setiap tahun, khususnya dalam mendukung kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan. Jasa Raharja berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi Layanan untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan Kerja di Jalan Raya
25/05/2026
KARAWANG – PT Jasa Raharja bersama BPJS Ketenagakerjaan resmi meluncurkan Integrasi Aplikasi Penjaminan Kecelakaan Kerja dan Kecelakaan Lalu Lintas. Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan pelayanan bagi pekerja yang mengalami kecelakaan lalu lintas dalam hubungan kerja.
Peluncuran integrasi layanan tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin bersama Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat, disaksikan Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Muttaqien, S.S., M.PH., AAK., di RS Primaya Karawang, Senin (25/5).
Integrasi aplikasi ini menjadi bagian dari transformasi digital pelayanan publik yang dilakukan Jasa Raharja untuk menghadirkan proses penjaminan yang lebih cepat, terkoordinasi, dan memberikan kepastian pelayanan bagi masyarakat. Melalui aplikasi yang saling terhubung, proses Coordination of Benefit (CoB) atau koordinasi penjaminan antara Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan dapat dilakukan secara lebih efektif sehingga mempercepat pelayanan kepada korban dan mempermudah proses administrasi di fasilitas kesehatan.
Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, mengatakan bahwa kolaborasi tersebut merupakan wujud nyata integrasi perlindungan negara bagi masyarakat melalui sinergi dua lembaga yang sama-sama mendapat amanat untuk memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat.
“Kolaborasi antara PT Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan bentuk integrasi perlindungan negara yang bertujuan menghadirkan layanan yang lebih cepat, tepat, presisi, dan akurat bagi masyarakat, khususnya pekerja yang mengalami kecelakaan lalu lintas dalam hubungan kerja. Integrasi aplikasi ini juga memperkuat ekosistem Aplikasi Jaminan Sosial Nasional melalui layanan yang semakin seamless dan terkoordinasi,” ujar Awaluddin.
Ia menambahkan bahwa integrasi tersebut akan mendorong efisiensi pelayanan antarinstansi sekaligus mengoptimalkan mekanisme Coordination of Benefit sehingga proses penjaminan dapat berjalan lebih efektif tanpa tumpang tindih layanan. “Harapannya, inovasi ini tidak berhenti pada integrasi hari ini saja. Ke depan, kami bersama BPJS Ketenagakerjaan akan terus mengembangkan berbagai inovasi layanan untuk memastikan perlindungan dasar bagi masyarakat dan pekerja Indonesia semakin mudah diakses, cepat, dan memberikan manfaat yang nyata,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menegaskan bahwa perlindungan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya mencakup risiko saat pekerja menjalankan aktivitas di tempat kerja, tetapi juga melindungi pekerja dalam perjalanan berangkat kerja maupun perjalanan pulang ke rumah.
“Integrasi ini menjadi langkah penting karena tentunya kami ingin memastikan bagaimana para pekerja kami terlindungi secara seamless lewat kemudahan pertukaran informasi dan data antara BPJS Ketenagakerjaan dan jasa raharja.
Dengan demikian Coordination of Benefit dapat kita koordinasikan jauh lebih baik. Ini bukti negara hadir memberikan perlindungan terbaik bagi para pekerja indonesia,” ujar Saiful. BPJS Ketenagakerjaan mencatat kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyumbang terbesar kasus kecelakaan kerja di Indonesia. Sepanjang tahun 2025, dari sekitar 318 ribu kasus kecelakaan kerja yang tercatat, sekitar 28 persen atau lebih dari 87 ribu kasus terjadi di lalu lintas. Sebagian besar kasus tersebut terjadi dalam perjalanan berangkat kerja, perjalanan pulang kerja, maupun aktivitas pekerjaan yang menggunakan sarana transportasi.
Sejalan dengan hal tersebut, Anggota Dewan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (DJSN), Muttaqien yang juga hadir dalam kegiatan ini mengapresiasi sinergi antara kedua institusi dalam menghadirkan layanan lebih baik dan efisien. Kami sangat mendukung dan memberikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan dan Jasa Raharja dengan terbangunnya integrasi sistem antara kedua lembaga ini. Aplikasi ini tentu kami harapkan berjalan lebih baik dan memastikan semua layanan tercipta dengan lebih baik dan lebih efisien kedepannya,"ujar Muttaqien.
Kondisi tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pekerja menunjukkan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan perlindungan yang lebih komprehensif, baik melalui pelayanan pascakecelakaan maupun upaya promotif dan preventif untuk menekan risiko kecelakaan di jalan raya.
Melalui integrasi aplikasi ini, kedua lembaga juga memperkuat integrasi data dan koordinasi pelayanan agar proses administrasi penjaminan menjadi lebih efisien, akurat, dan transparan, termasuk memberikan kemudahan bagi Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) dalam proses pelayanan kepada peserta.
Kegiatan peluncuran tersebut juga dirangkaikan dengan edukasi dan kampanye safety riding sebagai bagian dari penguatan budaya keselamatan berkendara dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pekerja terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas, mengingat kecelakaan di jalan raya masih menjadi salah satu risiko utama yang dihadapi pekerja Indonesia.
Menurut Awaluddin, upaya peningkatan keselamatan transportasi bagi pekerja tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan memerlukan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, kepolisian, dunia usaha, fasilitas kesehatan, dan masyarakat. Karena itu, selain memperkuat layanan pasca kecelakaan, Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan juga berkomitmen memperluas program edukasi keselamatan berkendara sebagai bagian dari upaya menekan angka kecelakaan dan fatalitas di jalan raya.
Ke depan, Jasa Raharja bersama BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus memperkuat inovasi layanan, transformasi digital, dan koordinasi antar-lembaga guna menghadirkan aplikasi perlindungan yang semakin efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pekerja Indonesia.

Dukung Kegiatan Polantas Menyapa: Jasa Raharja Bekali Komunitas Ojol dengan Edukasi Keselamatan dan PPGD
25/05/2026
Pontianak – PT Jasa Raharja mendukung pelaksanaan kegiatan “Polantas Menyapa” yang diselenggarakan Korlantas Polri bersama komunitas ojek online (ojol) di Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (24/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas, memperkuat kemitraan dengan komunitas ojol, serta mendorong budaya berkendara yang aman dan tertib di masyarakat.
Kegiatan yang dihadiri Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri Brigjen Pol. Prianto tersebut turut dihadiri Direktur Operasional PT Jasa Raharja Ariyandi yang didampingi Kepala Divisi Pelayanan Jasa Raharja Hervanka Tri Dianto dan Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Kalimantan Barat Putu Agus Erick Sastra Wirawan. Rangkaian kegiatan meliputi diskusi bersama komunitas ojol, pemeriksaan kesehatan, serta pelatihan Penanganan Pertama Gawat Darurat (PPGD).
Direktur Operasional PT Jasa Raharja Ariyandi mengatakan bahwa komunitas ojek online merupakan salah satu kelompok pengguna jalan yang memiliki mobilitas tinggi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari. Oleh karena itu, peningkatan pemahaman mengenai keselamatan berlalu lintas menjadi langkah penting dalam menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban di jalan.
"Jasa Raharja terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, dan responsif bagi masyarakat. Apabila terjadi kecelakaan lalu lintas, masyarakat dapat menghubungi Contact Center Jasa Raharja maupun kantor wilayah Jasa Raharja terdekat untuk memperoleh informasi dan penanganan lebih lanjut. Dengan dukungan integrasi layanan bersama Kepolisian dan rumah sakit, masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan Jasa Raharja setelah kejadian kecelakaan dilaporkan dan korban mendapatkan penanganan medis, sehingga proses pelayanan dapat berlangsung secara cepat dan tepat," ujar Ariyandi.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara Jasa Raharja, Korlantas Polri, dan komunitas ojol menjadi bagian penting dalam membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan. Menurutnya, komunitas pengemudi online memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan yang dapat menyebarluaskan pesan keselamatan kepada masyarakat luas.
Sementara itu, Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri Brigjen Pol. Prianto menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi program Polantas Menyapa yang dilaksanakan atas arahan Kakorlantas Polri sebagai bentuk penguatan kemitraan dengan komunitas ojek online di seluruh Indonesia.
"Kami datang ke sini dalam rangka Ojol Nusantara dan pelatihan PPGD bagi driver ojek online. Kami mendapat perintah langsung dari Bapak Kakorlantas untuk melaksanakan program Polantas Menyapa," ujar Brigjen Pol. Prianto.
Menurutnya, program Polantas Menyapa tidak hanya menjadi sarana silaturahmi antara Polri dan masyarakat, tetapi juga wadah edukasi mengenai pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas. Ia menegaskan bahwa komunitas ojol merupakan mitra strategis Polri yang turut berperan dalam mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sebagai BUMN yang mendapat amanah memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas dan penumpang angkutan umum, Jasa Raharja secara konsisten mendukung berbagai program peningkatan keselamatan jalan melalui edukasi, sosialisasi, serta kolaborasi dengan ara pemangku kepentingan. Upaya tersebut sejalan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, yang diwujudkan melalui pelayanan yang mudah diakses, cepat, tepat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan Polantas Menyapa di Pontianak, Jasa Raharja dan Korlantas Polri berharap komunitas ojek online dapat semakin berperan sebagai komunitas peduli keselamatan, sekaligus menjadi mitra strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas guna mewujudkan jalan yang lebih aman dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan.

Hadiri Rakernis Dokkes Polri 2026, Jasa Raharja Perkuat Sinergi Penanganan Korban Kecelakaan Lalu Lintas
25/05/2026
JAKARTA – PT Jasa Raharja menghadiri Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Dokkes Polri Tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas penanganan korban kecelakaan lalu lintas. Forum tersebut menjadi momentum untuk terus memperkuat sinergi dengan kepolisian, rumah sakit, dan pemangku kepentingan lainnya guna menekan fatalitas korban kecelakaan di Indonesia.
Rakernis Dokkes Polri 2026 membahas berbagai penguatan layanan kesehatan dan penanganan kedaruratan. Termasuk implementasi pelayanan kesehatan kepolisian, penanganan korban bencana, hingga penguatan kapasitas rumah sakit Bhayangkara di berbagai wilayah.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemaparan mengenai Diagnosis Cedera, Formularium, dan Kompendium Medis Nasional Jasa Raharja (DC-FKMN-JR) 2025/2026, oleh Ketua Medical Advisory Board, Prof. Dr. dr. Agus Purwadianto, Sp.FM.Subsp.E.M(K), S.H,.M.Si.
Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menyampaikan bahwa penanganan korban kecelakaan lalu lintas membutuhkan kecepatan respons dan koordinasi yang kuat antarinstansi, terutama pada masa golden period yang sangat menentukan keselamatan korban. “Penanganan korban kecelakaan lalu lintas membutuhkan kolaborasi yang kuat antara kepolisian, rumah sakit, dan Jasa Raharja agar korban memperoleh penanganan cepat sehingga risiko fatalitas dapat ditekan,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan layanan kesehatan dan sistem penanganan korban menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem keselamatan lalu lintas yang lebih baik. Karena itu, Jasa Raharja terus memperkuat transformasi digital pelayanan guna mendukung proses penjaminan dan perawatan korban secara lebih cepat dan terintegrasi.
Salah satu inovasi yang terus diperkuat adalah implementasi JR Care yang mendukung proses verifikasi perawatan korban kecelakaan di rumah sakit secara digital dan realtime. Sistem tersebut memungkinkan proses penjaminan dilakukan lebih cepat sehingga rumah sakit dapat segera memberikan tindakan medis tanpa terkendala proses administratif.
Selain penguatan sistem pelayanan, Jasa Raharja juga terus mendukung peningkatan kualitas tata laksana penanganan korban kecelakaan lalu lintas bersama rumah sakit mitra. Hal tersebut antara lain dilakukan melalui pengembangan Diagnosis Cedera, Formularium, dan Kompendium Medis Nasional Jasa Raharja (DC-FKMN-JR) 2025/2026 yang menjadi kerangka tata laksana kasus korban kecelakaan lalu lintas di rumah sakit mitra Jasa Raharja.
Dewi menyampaikan bahwa upaya menekan fatalitas kecelakaan lalu lintas tidak hanya dilakukan melalui percepatan penanganan pascakecelakaan, tetapi juga melalui penguatan koordinasi, standar pelayanan medis, serta edukasi keselamatan kepada masyarakat. “Karena itu, sinergi lintas sektor harus terus diperkuat agar pelayanan kepada korban semakin cepat, tepat, dan mampu memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.
