/masking-variant-2

Jelang Idulfitri 2026, Jasa Raharja Dukung Penguatan Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas dan Kesiapan Jalan yang Berkeselamatan

31/01/2026

Jelang Idulfitri 2026, Jasa Raharja Dukung Penguatan Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas dan Kesiapan Jalan yang Berkeselamatan

Jakarta, 31 Januari 2026 – Jasa Raharja mendukung penguatan penanganan kecelakaan lalu lintas dan peningkatan keselamatan berkendara di Ruas Tol Jakarta–Cikampek, khususnya dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026 yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Sebagai bentuk komitmen tersebut, pada Kamis, 29 Januari 2026, Jasa Raharja turut hadir dalam peninjauan kesiapan Tol Jakarta–Cikampek (Japek) 2 Selatan sebagai jalur alternatif strategis.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin hadir bersama Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono beserta jajaran direksi Jasa Marga, dan  Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein. Kehadiran lintas pemangku kepentingan ini mencerminkan sinergi antarlembaga dalam memperkuat pelayanan publik serta memastikan negara hadir dalam pengelolaan keselamatan transportasi jalan tol.

 

Peninjauan kesiapan Tol Japek 2 Selatan yang direncanakan difungsionalkan secara terbatas sebagai jalur alternatif strategis pada periode arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026. Peninjauan difokuskan pada kesiapan infrastruktur, fasilitas seperti penerangan dan kamera pemantau, serta skema rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan, khususnya di KM 66 Tol Jakarta–Cikampek.

 

Dalam keterangannya, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh rencana pengoperasian Tol Japek 2 Selatan sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan keselamatan berkendara dan kelancaran mobilitas masyarakat.

 

“Jasa Raharja mendukung pengoperasian Tol Japek 2 Selatan yang diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan arus mudik dan balik Idulfitri 2026. Kolaborasi antara Jasa Raharja, Jasa Marga, dan Korlantas merupakan bentuk komitmen nyata untuk memastikan perjalanan yang lebih lancar, aman, dan berkeselamatan. Sinergi ini juga memastikan kesiapan respons dan penanganan kecelakaan secara optimal, sehingga korban dapat ditangani cepat dan tepat pada Golden Periode penanganan guna menekan tingkat fatalitas.” ujarnya

 

Lebih lanjut, Awaluddin menyampaikan bahwa Jasa Raharja juga akan membantu melakukan sosialisasi keselamatan dan informasi-informasi lainnya serta mendorong masyarakat untuk disiplin berlalu lintas agar para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

 

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa Ruas Cipularang merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan kecelakaan yang memerlukan dukungan fasilitas dan penanganan yang memadai. Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa jalur fungsional Tol Japek 2 Selatan memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas nasional. “Tol Japek 2 Selatan sangat strategis untuk memecah kepadatan, terutama arus balik dari Bandung menuju Jakarta. Hari ini kami memastikan kesiapan dari aspek keselamatan agar jalur ini dapat difungsikan dengan aman dan nyaman,” jelasnya.

 

Sebagai BUMN yang tergabung dalam ekosistem Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus memperkuat sinergi lintas sektor dengan semangat melayani sepenuh hati. Dukungan terhadap penguatan infrastruktur dan rekayasa lalu lintas ini juga sejalan dengan peran Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan melalui asuransi kecelakaan sekaligus menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat.

 

Melalui kolaborasi dengan Jasa Marga dan Korlantas Polri, Jasa Raharja menegaskan komitmennya dalam mendukung keselamatan berkendara dan pelayanan publik yang berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran negara dalam setiap aspek perjalanan di jalan tol.

Jasa Raharja Ikut Serta dalam Survei Kesiapan Operasi Ketupat  2026 di Jawa Barat, Perkuat Sinergi Dukung Mudik Berkeselamatan

Jasa Raharja Ikut Serta dalam Survei Kesiapan Operasi Ketupat 2026 di Jawa Barat, Perkuat Sinergi Dukung Mudik Berkeselamatan

25/02/2026

Jakarta, 24 Februari 2026 – Untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dan balik Idulfitri 2026 dengan aman, nyaman, dan berkeselamatan, Jasa Raharja turut ambil bagian dalam kegiatan survei jalur di wilayah hukum Polda Jawa Barat pada hari ini (24/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama berbagai stakeholder terkait untuk memperkuat kesiapan infrastruktur, layanan, dan pengamanan lalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

 

Survei jalur ini dipimpin oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. dan melibatkan berbagai stakeholder, termasuk Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, serta perwakilan BUMN terkait. Dari Jasa Raharja, hadir Direktur Utama Muhammad Awaluddin dan Direktur Operasional Ariyandi sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada keselamatan berkendara.

 

Rest Area KM 81 Tol Cipali menjadi lokasi pertama yang ditinjau oleh rombongan, dilanjutkan ke Induk PJR Cipali KM 188 dan Pos Cileunyi melalui Tol Cisumdawu. Seluruh titik tersebut merupakan lokasi strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik dan balik Idulfitri.

 

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026, yang mengusung tagline ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’, merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat. “Negara hadir melalui kolaborasi seluruh stakeholder dalam persiapan pengamanan jalur mudik, baik di Sumatra maupun Jawa. Tahun ini, kami membentuk check point pemeriksaan kendaraan, khususnya untuk bus dan travel, yang meliputi kelaikan kendaraan, kondisi dan kesehatan pengemudi, serta kelengkapan administrasi. Pemeriksaan dilakukan secara terpadu bersama Kementerian Perhubungan, pihak kesehatan, dan didukung oleh Jasa Raharja,” ujar Agus.

 

Ia juga menambahkan bahwa sejumlah langkah strategis telah disiapkan, termasuk pemanfaatan Tol Japek Selatan saat arus balik, percepatan perbaikan jalan rusak, serta penguatan pengawasan di jalur arteri dan jalan nasional utama. Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa perusahaan mendukung penuh arahan Kakorlantas Polri dalam rangka menciptakan mudik yang aman dan berkeselamatan. 

 

“Jasa Raharja akan menyiapkan 25 Pos Pelayanan Terpadu (Posyanter) di sepanjang lintasan mudik, salah satunya di KM 81 sebagai bagian dari check point station. Posyanter ini akan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder dalam mendukung pemeriksaan kesehatan pengemudi, penyediaan informasi rute perjalanan, serta edukasi keselamatan,” jelasnya.

 

Awaluddin menegaskan bahwa fokus utama Jasa Raharja selama periode arus mudik dan balik ini adalah menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, meminimalkan risiko fatalitas, dan memastikan masyarakat memperoleh perlindungan optimal melalui program asuransi kecelakaan Jasa Raharja.

 

Kehadiran petugas Jasa Raharja di lapangan merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan pelayanan prima yang berlandaskan semangat melayani sepenuh hati. Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, perusahaan terus memperkuat perannya sebagai BUMN yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

 

Melalui kegiatan survei jalur ini, seluruh stakeholder berkomitmen untuk memperkuat koordinasi, integrasi data, serta kesiapsiagaan operasional dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada masa Idulfitri. Upaya tersebut menjadi wujud nyata bahwa negara hadir dalam memberikan perlindungan, rasa aman, dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan.

 

Dengan mengedepankan sinergi, profesionalisme, dan pendekatan humanis, Jasa Raharja berkomitmen menghadirkan sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Dorong Transportasi Publik yang Berkeselamatan, Jasa Raharja Lakukan Kunjungan Kerja ke Perum DAMRI Station Kemayoran

Dorong Transportasi Publik yang Berkeselamatan, Jasa Raharja Lakukan Kunjungan Kerja ke Perum DAMRI Station Kemayoran

18/02/2026

Jakarta, 18 Februari 2026 — Upaya berkelanjutan dalam memperkuat sistem keselamatan transportasi publik terus dilakukan Jasa Raharja melalui penguatan koordinasi langsung dengan para operator angkutan. Salah satunya diwujudkan melalui kunjungan kerja Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin ke Perum DAMRI Cabang Kemayoran, Jakarta, sebagai bagian dari langkah strategis membangun ekosistem layanan yang aman, andal, dan berorientasi pada pelayanan publik.

 

Dalam kunjungan yang berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026 tersebut, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, yang didampingi oleh Radito Risangadi, Kepala Kanwil Utama DKI Jakarta Jasa Raharja, disambut oleh jajaran manajemen Perum DAMRI. Hadir Direktur Teknik & Fasilitas Arifin, VP Kualitas & Fasilitas Pelayanan Ardini Dewi Ciptanti, VP Operasional & Keselamatan Wahyu Susilo, serta VP General Service Ahmad Daroini. Pertemuan ini menjadi forum koordinasi untuk menyelaraskan langkah strategis dalam penguatan standar keselamatan dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

 

Pada kesempatan tersebut, Awaluddin menyampaikan penguatan sinergi antara Jasa Raharja dan DAMRI dalam memastikan standar keselamatan transportasi publik berjalan optimal melalui koordinasi teknis dan pengawasan preventif. Jasa Raharja juga terus mendorong implementasi budaya keselamatan berbasis ekosistem melalui kolaborasi program berkelanjutan, termasuk pelatihan penanganan gawat darurat (PPGD) serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mitigasi risiko kecelakaan, dan tentunya membuka peluang kolaborasi strategis melalui pemanfaatan data manifest penumpang DAMRI guna meningkatkan akurasi perlindungan dan percepatan layanan santunan.

 

“Keselamatan tidak bisa dibangun secara parsial. Diperlukan sinergi yang kuat, sistem yang terintegrasi, serta komitmen bersama untuk membangun budaya safety yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan setiap perjalanan masyarakat terlindungi secara optimal dan profesional,” ujarnya.

 

Awaluddin menambahkan bahwa pemanfaatan data manifest menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem perlindungan, termasuk dalam optimalisasi layanan asuransi kecelakaan Jasa Raharja. “Dengan dukungan data yang akurat dan real time, proses pelayanan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan transparan, sehingga prinsip negara hadir dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

 

Sebagai bagian dari ekosistem BUMN yang berada di bawah koordinasi Danantara Indonesia, sinergi antara kedua perusahaan ini diharapkan dapat memperkuat peran transportasi publik sebagai tulang punggung mobilitas nasional. Kolaborasi ini juga sejalan dengan semangat menghadirkan pelayanan prima yang mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan keberlanjutan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Teknik & Fasilitas Perum DAMRI Arifin menyampaikan apresiasi atas dukungan yang telah terjalin selama ini. Ia juga berharap adanya penguatan kerja sama melalui program kesehatan pengemudi. Menurutnya, pengemudi yang sehat dan prima merupakan salah satu kunci utama dalam menciptakan layanan transportasi publik yang aman dan terpercaya.

 

“Kami berharap dukungan Jasa Raharja dapat diperkuat melalui pelaksanaan program driver health check secara berkala. Upaya ini sangat penting untuk menjaga kondisi kesehatan dan kesiapan fisik pengemudi, sehingga keselamatan perjalanan penumpang dapat terus terjamin,” ujar Arifin.

 

Melalui kunjungan kerja ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk melayani sepenuh hati dalam mendukung sistem transportasi nasional yang berkeselamatan, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan publik. Dengan memperkuat kolaborasi bersama DAMRI dan para stakeholder lainnya, perusahaan terus berusaha untuk dapat menghadirkan layanan yang semakin responsif, profesional, dan berkelanjutan, sebagai wujud nyata kontribusi Jasa Raharja dalam memperkuat pelayanan publik dan mewujudkan keselamatan bagiseluruh masyarakat.

 
Kolaborasi Budaya Safety di Jalan Raya, Jasa Raharja Hadir di Tengah Komunitas Ojol Rawa Buaya, Jakarta

Kolaborasi Budaya Safety di Jalan Raya, Jasa Raharja Hadir di Tengah Komunitas Ojol Rawa Buaya, Jakarta

19/02/2026

Jakarta, 18 Februari 2026 — Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat ekosistem keselamatan transportasi nasional, Jasa Raharja terus memperluas sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas pengemudi ojek online (Ojol). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin ke Komunitas Ojol Basecamp Rawa Buaya, Jakarta Barat, pada Selasa, 17 Februari 2026.

 

Dalam kegiatan tersebut, Awaluddin didampingi oleh Kepala Kanwil Utama DKI Jakarta Jasa Raharja, Radito Risangadi. Kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara Jasa Raharja, insan perusahaan di wilayah DKI Jakarta, para stakeholder, serta komunitas transportasi dalam membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan dan berorientasi pada pelayanan publik.

 

Melalui program pemberdayaan masyarakat, Jasa Raharja menghadirkan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan komunitas dan warga sekitar. Kegiatan ini sekaligus menjadi support system bagi seluruh insan Jasa Raharja DKI Jakarta, mitra transportasi, dan komunitas untuk bersama-sama menciptakan kolaborasi yang berkelanjutan demi keselamatan bersama.

 

Dalam arahannya, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menekankan bahwa keselamatan di jalan raya harus dibangun melalui partisipasi seluruh pengguna jalan. Ia menegaskan bahwa peningkatan literasi dan kapasitas komunitas menjadi fondasi penting dalam menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas.

 

“Budaya safety lahir dari kesadaran dan keterlibatan bersama. Melalui penguatan kapasitas komunitas, kami ingin mendorong para pengemudi menjadi pelopor keselamatan sekaligus bagian dari solusi ketika terjadi kondisi darurat di jalan,” ujar Awaluddin.

 

Salah satu program yang dilaksanakan dalam kegiatan ini adalah pengobatan gratis bagi para pengemudi ojol dan warga sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan perlindungan yang inklusif dan berkeadilan.

 

Selain itu, dilakukan pula pelatihan Pertolongan Pertama Pada Gawat Darurat (PPGD) oleh tenaga medis yang kompeten. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas komunitas sebagai first responder dalam penanganan awal kecelakaan lalu lintas, sehingga potensi fatalitas korban dapat diminimalkan melalui respons yang cepat dan tepat.

 

Awaluddin menambahkan bahwa penguatan kapasitas komunitas juga sejalan dengan optimalisasi layanan asuransi kecelakaan Jasa Raharja, sehingga proses perlindungan dapat dilakukan secara lebih responsif, akurat, dan transparan. “Upaya ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan perlindungan berjalan efektif serta dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat sebagai wujud nyata negara hadir,” tambahnya.

 

Sebagai bentuk empati sosial dalam menyambut bulan suci Ramadhan, perusahaan juga menyalurkan bantuan sembako kepada anggota komunitas ojol dan warga sekitar. Bantuan ini diharapkan dapat membantu menjaga kesejahteraan sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat.

 

Sebagai bagian dari ekosistem BUMN yang berada di bawah koordinasi Danantara Indonesia, kegiatan yang diinisiasi oleh Jasa Raharja ini mencerminkan sinergi lintas sektor dalam menghadirkan pelayanan prima yang mengedepankan keselamatan, kepedulian sosial, dan keberlanjutan.

 

Dodi, Ketua URC Gojek Baruta Koordinator Wilayah Jakarta Barat, mengatakan bahwa sinergi yang terbangun melalui kegiatan ini tidak hanya memperkuat kapasitas komunitas, tetapi juga mempererat hubungan kemitraan yang konstruktif dan berkelanjutan.

 

“Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran dan perhatian dari Jasa Raharja. Lewat kegiatan seperti ini, kami semakin termotivasi untuk ikut aktif dalam menyebarkan semangat keselamatan di jalan. Kami siap menjadi mitra Jasa Raharja yang mendukung upaya perlindungan dan keselamatan bagi masyarakat,” ujar Dodi. Melalui kunjungan ini, Jasa Raharja kembali menegaskan komitmennya untuk melayani sepenuh hati dalam menghadirkan perlindungan dan kepedulian bagi masyarakat. Dengan memperkuat kolaborasi bersama komunitas ojol dan para pemangku kepentingan, Jasa Raharja terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat peran dalam mendukung keselamatan transportasi nasional.

Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Jasa Raharja siapkan kuota  untuk 23.500 Pemudik

Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Jasa Raharja siapkan kuota untuk 23.500 Pemudik

18/02/2026

Jakarta - Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Jasa Raharja kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis sebagai bagian dari Mudik Gratis BUMN 2026 yang diinisiasi BP BUMN dan Danantara. Program ini menjadi salah satu layanan mudik yang paling dinantikan masyarakat setiap tahun yang mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan kemudahan akses.

 

Program Mudik Gratis BUMN 2026 menargetkan lebih dari 100 ribu pemudik dengan melibatkan 96 perusahaan BUMN dan anak perusahaan. Program ini akan melayani perjalanan mudik menggunakan moda bus, kereta api, dan kapal laut menuju berbagai kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

 

Secara khusus, dalam program mudik gratis BUMN ini, Jasa Raharja menargetkan 23.500 pemudik pada tahun 2026. Target tersebut mengalami peningkatan sebesar 11,41% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya, sebagai bentuk komitmen Jasa Raharja dalam mendukung kelancaran arus mudik yang aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat.

 

Peningkatan target ini juga diiringi dengan penambahan armada dan perluasan titik keberangkatan, sehingga diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pemudik serta mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode mudik Lebaran.

 

Sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan pemerataan kesejahteraan, melalui program Mudik Gratis BUMN 2026 bertema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”, Jasa Raharja menunjukkan komitmennya dalam menjadikan keselamatan berkendara sebagai prioritas melalui penyediaan layanan mudik gratis dengan armada yang aman dan nyaman. Upaya ini diharapkan dapat membantu masyarakat merayakan Idulfitri dengan lebih tenang, selamat, serta membawa harapan baru bersama keluarga di kampung halaman.  

 

Direktur Utama Jasa Raharja, yang juga Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2026, Muhammad Awaluddin, menuturkan bahwa program ini bukan sekadar fasilitas transportasi, melainkan bentuk tanggung jawab sosial dan komitmen keselamatan. 

 

“Mudik adalah tradisi yang sarat makna. Melalui Mudik gratis BUMN 2026, dan khususnya Mudik Gratis Jasa Raharja, kami ingin memastikan masyarakat bisa pulang dengan tenang, aman, dan selamat. Ini cara kami berbagi harapan dan memastikan kehadiran negara benar-benar terasa,” ujar Awaluddin.

 

Kehadiran bus khusus disabilitas merupakan salah satu komitmen Jasa Raharja agar mudik lebih inklusif, ramah, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Pusat pemberangkatan rencananya akan berlangsung di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 17 Maret 2026.

 

Awaluddin menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan program ini. “Kami memastikan armada laik jalan, pengemudi berkompeten, serta koordinasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan. Harapannya, setiap pemudik tiba di kampung halaman dengan selamat dan membawa cerita kebahagiaan,” tuturnya. 

 

Salah satu peserta Mudik Gratis Jasa Raharja, Ibu Anita, mengaku telah mengikuti program ini selama lima kali berturut-turut. Menurutnya, layanan yang diberikan Jasa Raharja semakin baik dari tahun ke tahun. “Setiap tahun rasanya makin tertata, lebih nyaman, dan lebih mudah prosesnya. Kami jadi lebih tenang karena merasa diperhatikan dan dilayani dengan baik,” tuturnya.

 

Selain melayani pemudik secara langsung, Jasa Raharja juga berkontribusi dalam penyediaan moda bus bagi pemerintah provinsi dengan total 3.599 pemudik. Dukungan tersebut meliputi Jawa Timur sebanyak 25 bus (1.075 orang), Jawa Tengah 16 bus (864 orang), Jawa Barat 10 bus (480 orang), Sumatera Selatan 10 bus (360 orang), Aceh 10 bus (360 orang), Sulawesi Selatan 10 bus (250 orang), Banten 2 bus (90 orang), serta Sulawesi Tengah 10 bus (120 orang). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk menghadirkan perjalanan mudik yang lebih aman,
sekaligus mendukung upaya keselamatan transportasi di berbagai wilayah agar masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan lebih nyaman.   

Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan Lebih dari 100 Ribu Pemudik

Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan Lebih dari 100 Ribu Pemudik

18/02/2026

Jakarta,12 Februari 2026 – Badan Pengaturan BUMN bersama BPI Danantara kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis BUMN 2026. Ini sebagai bentuk komitmen dan kepedulian kepada masyarakat yang melibatkan hampir seluruh BUMN dan anak perusahaan dengan berbagai moda transportasi dan akan diikuti lebih dari 100 ribu pemudik ke berbagai kabupaten/kota tujuan di seluruh Indonesia. Hal ini merupakan bagian dari upaya BUMN untuk mendukung kelancaran arus mudik,sekaligus menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi,masyarakat Indonesia.

 

Secara keseluruhan, Program Mudik Gratis BUMN akan menyediakan fasilitas angkutan transportasi darat, laut, dan kereta api dengan standar keselamatan yang terjamin, kuota lebih dari 64.000 pemudik akan diberangkatkan menggunakan 1.400 unit bus, hampir 33.000 pemudik menggunakan 99 rangkaian kereta api, serta lebih dari 5.000 pemudik akan menggunakan 42 unit kapal laut. Rencananya Flag Off pemberangkatan moda bus direncanakan berlangsung di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 17 Maret 2026. 

 

“Melalui tema Mudik Aman, Berbagi Harapan, BUMN berkomitmen menghadirkan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan bermakna bagi masyarakat. Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud nyata kepedulian sosial negara melalui BUMN, agar masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan selamat, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” ujar Tedi Bharata, Wakil Kepala BP BUMN. 

 

Tedi menambahkan, penyelenggaraan tahun ini mencatat peningkatan jumlah peserta dan cakupan wilayah dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi solid antar-BUMN lintas sektor yang memperkuat koordinasi layanan transportasi dan aspek keselamatan perjalanan. Sinergi ini menegaskan komitmen BUMN sebagai agen pembangunan dan pelayanan publik yang terus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pada momentum mudik Lebaran.

 

Managing Director Stakeholder Management, BPI Danantara Rohan Hafas menambahkan sejalan dengan arahan Bapak Presiden, Danantara mendukung program ini sebagai wujud komitmen BUMN yang tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga pada manfaat nyata bagi masyarakat. 

 

“Melalui sinergi seluruh BUMN, kami berupaya mengelola aset dan sumber daya secara lebih efisien agar dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kehadiran BUMN benar-benar dapat dirasakan, melalui pelayanan publik yang lebih dekat, lebih peduli, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.” ujarnya. 

 

Program mudik gratis terus mengalami peningkatan layanan dan perbaikan berkelanjutan. Bukan hanya target pemudik yang bertambah setiap tahun, tetapi juga proses yang semakin mudah, tertib, dan terintegrasi lintas BUMN serta Kementerian Perhubungan.

 

Direktur Utama Jasa Raharja, yang juga Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2026, Muhammad Awaluddin, menuturkan bahwa program ini bukan sekadar fasilitas transportasi, melainkan bentuk tanggung jawab sosial dan komitmen keselamatan.   

 

“Mudik adalah tradisi yang sarat makna. Melalui Mudik Gratis BUMN kami ingin memastikan masyarakat bisa pulang dengan tenang, aman, dan selamat.,” ujar Awaluddin.

 

Pada tahun 2026, database pemudik telah terintegrasi lintas BUMN dan Kementerian Perhubungan untuk memastikan keakuratan data serta mencegah pendaftaran ganda. Single data NIK menjadi syarat pendaftaran, sehingga tidak ada NIK ganda dan setiap pemudik hanya dapat terdaftar pada satu platform penyelenggara.

 

Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi mudik yang disediakan oleh masing-masing BUMN. Calon pemudik melengkapi data penumpang sesuai ketentuan yang berlaku. Data kemudian diverifikasi, dan peserta yang terverifikasi akan menerima konfirmasi untuk melakukan check-in sesuai jadwal keberangkatan. 

 

Awaluddin menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan program ini. “Kami memastikan armada laik jalan, pengemudi yang kompeten, serta koordinasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan. Harapannya, setiap pemudik tiba di kampung halaman dengan selamat dan membawa cerita kebahagiaan,” tuturnya.