/masking-variant-2

Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Pendapatan, Direktur Operasional Jasa Raharja Berikan Pembinaan di Lampung dan Tinjau Samsat Rajabasa

12/06/2026

Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Pendapatan, Direktur Operasional Jasa Raharja Berikan Pembinaan di Lampung dan Tinjau Samsat Rajabasa

Bandar Lampung – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan Samsat dan memperkuat sinergi antarinstansi terus dilakukan di berbagai daerah. Salah satunya melalui kunjungan Direktur Operasional PT Jasa Raharja Ariyandi bersama Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Agus Fatoni ke Kantor Bersama Samsat Rajabasa, Bandar Lampung, Jumat (12/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung proses pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan kolaborasi antaranggota Tim Pembina Samsat berjalan optimal. Dalam kesempatan itu, rombongan melihat berbagai layanan yang tersedia, mulai dari administrasi kendaraan bermotor hingga layanan yang melibatkan unsur Kepolisian, Badan Pendapatan Daerah, dan Jasa Raharja.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelayanan berlangsung sesuai standar yang telah ditetapkan serta mengidentifikasi peluang pengembangan layanan yang dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan bagi masyarakat. 

Pada kesempatan yang sama, Ariyandi dan Agus Fatoni juga memberikan arahan kepada Tim Pembina Samsat Provinsi Lampung. Keduanya menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan koordinasi antarlembaga guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta optimalisasi tata kelola penyelenggaraan Samsat.

Penguatan kolaborasi Tim Pembina Samsat dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban kendaraan bermotor, termasuk pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Dengan pelayanan yang semakin terintegrasi, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan yang lebih mudah dan efisien, sekaligus mendukung peningkatan penerimaan daerah dan perlindungan dasar bagi pengguna jalan.

Selain agenda di Samsat Rajabasa, Ariyandi juga melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Lampung. Dalam pertemuan bersama jajaran kantor wilayah, ia memberikan pembinaan terkait peningkatan kualitas pelayanan, penguatan profesionalisme petugas, serta optimalisasi kinerja operasional perusahaan.

Dalam arahannya, Ariyandi menegaskan pentingnya transformasi pelayanan yang berkelanjutan agar Jasa Raharja mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Menurutnya, kualitas pelayanan menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap Jasa Raharja sebagai penyelenggara perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan umum.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Sekretaris Perusahaan Jasa Raharja Dodi Apriansyah dan Kepala Divisi Pelayanan Jasa Raharja Hervanka Tri Dianto. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan publik melalui kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, sekaligus meningkatkan kapasitas internal guna memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.

Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Pendapatan, Direktur Operasional Jasa Raharja Berikan Pembinaan di Lampung dan Tinjau Samsat Rajabasa

Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Pendapatan, Direktur Operasional Jasa Raharja Berikan Pembinaan di Lampung dan Tinjau Samsat Rajabasa

13/06/2026

Bandar Lampung – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan Samsat dan memperkuat sinergi antarinstansi terus dilakukan di berbagai daerah. Salah satunya melalui kunjungan Direktur Operasional PT Jasa Raharja Ariyandi bersama Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Agus Fatoni ke Kantor Bersama Samsat Rajabasa, Bandar Lampung, Jumat (12/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung proses pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan kolaborasi antaranggota Tim Pembina Samsat berjalan optimal. Dalam kesempatan itu, rombongan melihat berbagai layanan yang tersedia, mulai dari administrasi kendaraan bermotor hingga layanan yang melibatkan unsur Kepolisian, Badan Pendapatan Daerah, dan Jasa Raharja.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelayanan berlangsung sesuai standar yang telah ditetapkan serta mengidentifikasi peluang pengembangan layanan yang dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan bagi masyarakat. 

Pada kesempatan yang sama, Ariyandi dan Agus Fatoni juga memberikan arahan kepada Tim Pembina Samsat Provinsi Lampung. Keduanya menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan koordinasi antarlembaga guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta optimalisasi tata kelola penyelenggaraan Samsat.

Penguatan kolaborasi Tim Pembina Samsat dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban kendaraan bermotor, termasuk pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Dengan pelayanan yang semakin terintegrasi, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan yang lebih mudah dan efisien, sekaligus mendukung peningkatan penerimaan daerah dan perlindungan dasar bagi pengguna jalan.

Selain agenda di Samsat Rajabasa, Ariyandi juga melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Lampung. Dalam pertemuan bersama jajaran kantor wilayah, ia memberikan pembinaan terkait peningkatan kualitas pelayanan, penguatan profesionalisme petugas, serta optimalisasi kinerja operasional perusahaan.

Dalam arahannya, Ariyandi menegaskan pentingnya transformasi pelayanan yang berkelanjutan agar Jasa Raharja mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Menurutnya, kualitas pelayanan menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap Jasa Raharja sebagai penyelenggara perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan umum.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Sekretaris Perusahaan Jasa Raharja Dodi Apriansyah dan Kepala Divisi Pelayanan Jasa Raharja Hervanka Tri Dianto. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan publik melalui kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, sekaligus meningkatkan kapasitas internal guna memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.

Momentum Hari Lahir Pancasila, Jasa Raharja Perkuat Peran sebagai Wujud Kehadiran Negara

Momentum Hari Lahir Pancasila, Jasa Raharja Perkuat Peran sebagai Wujud Kehadiran Negara

02/06/2026

JAKARTA, 1 Juni 2026 – Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 menjadi momentum bagi PT Jasa Raharja untuk meneguhkan komitmen dalam menjalankan amanah negara memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat. Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini mengingatkan pentingnya menjadikan nilai-nilai kemanusiaan, persatuan, dan keadilan sosial sebagai landasan dalam setiap aspek kehidupan berbangsa, termasuk dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Sebagai BUMN yang memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan umum, Jasa Raharja memandang bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi pedoman dalam kehidupan bernegara, tetapi juga menjadi dasar dalam menghadirkan pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

Melalui penguatan sistem pelayanan yang terintegrasi, kolaborasi lintas sektor, serta pemanfaatan teknologi digital, Jasa Raharja terus berupaya memastikan masyarakat memperoleh hak perlindungan secara cepat, tepat, dan mudah diakses. Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, mengatakan bahwa semangat Pancasila memiliki relevansi yang kuat dengan tugas dan fungsi Jasa Raharja sebagai perpanjangan tangan negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan.

"Nilai kemanusiaan dan keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila menjadi landasan bagi kami dalam menjalankan amanah perusahaan. Setiap pelayanan yang kami berikan pada dasarnya adalah bentuk kehadiran negara untuk memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan ketika menghadapi risiko kecelakaan lalu lintas," ujarnya.

Menurut Awaluddin, semangat persatuan dan gotong royong juga tercermin dalam berbagai sinergi yang dibangun Jasa Raharja bersama Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, rumah sakit, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan sekaligus mendorong upaya pencegahan kecelakaan melalui edukasi dan peningkatan kesadaran keselamatan berlalu lintas di tengah masyarakat.

Selain memberikan santunan kepada korban kecelakaan yang berhak, Jasa Raharja secara konsisten mendukung berbagai program keselamatan transportasi sebagai upaya menekan angka kecelakaan dan mengurangi dampak sosial yang ditimbulkan. Langkah tersebut sejalan dengan semangat Pancasila yang menempatkan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian penting dalam pembangunan bangsa.

"Pancasila mengajarkan bahwa kepedulian terhadap sesama harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Karena itu, kami akan terus memperkuat kualitas pelayanan dan memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak agar manfaat kehadiran Jasa Raharja dapat dirasakan semakin luas oleh masyarakat," kata Awaluddin. 

Dalam momentum Hari Lahir Pancasila 2026, Jasa Raharja berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang responsif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui semangat tersebut, Jasa Raharja berharap dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih aman, berkeadilan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila.  

Masuk Fortune Southeast Asia 2025, Jasa Raharja Raih Penghargaan Internasional Lingkungan Kerja Terbaik

Masuk Fortune Southeast Asia 2025, Jasa Raharja Raih Penghargaan Internasional Lingkungan Kerja Terbaik

29/05/2026

Jakarta – PT Jasa Raharja menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan masuk dalam daftar Fortune 100 Best Companies to Work For™ Southeast Asia 2025. Dalam daftar perusahaan dengan lingkungan kerja terbaik di kawasan Asia Tenggara tersebut, Jasa Raharja menempati peringkat ke-56.

Penghargaan ini disusun berdasarkan hasil Trust Index™ Survey yang dikembangkan oleh Great Place To Work, dengan melibatkan lebih dari 550.000 respons terverifikasi dari ribuan karyawan di berbagai perusahaan di kawasan ASEAN, termasuk Indonesia. Penilaian dilakukan terhadap organisasi yang dinilai mampu membangun budaya kerja yang kuat, tingkat kepercayaan tinggi, serta pengalaman kerja yang positif bagi para karyawan.

Direktur SDM, Umum, dan Teknologi Informasi Jasa Raharja, Rubi Handojo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan Jasa Raharja atas kontribusi dan komitmen yang telah diberikan sehingga perusahaan memperoleh pengakuan tersebut.

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh insan Jasa Raharja yang selama ini terus menjaga budaya kerja yang kolaboratif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan. “Kami percaya bahwa lingkungan kerja yang sehat dan penuh kepercayaan menjadi fondasi penting dalam menghadirkan kinerja terbaik bagi masyarakat,” ujar Rubi.

Ia menambahkan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat transformasi budaya kerja yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan. “Bagi kami, membangun tempat kerja yang baik bukan hanya tentang menciptakan kenyamanan bagi karyawan, tetapi juga tentang bagaimana perusahaan mampu menumbuhkan rasa memiliki, semangat kolaborasi, dan ruang untuk berkembang bersama,” tambah Rubi.

Masuknya Jasa Raharja dalam daftar Fortune 100 Best Companies to Work For™ Southeast Asia 2025 menjadi bukti bahwa transformasi perusahaan tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan layanan kepada masyarakat, tetapi juga melalui penguatan kualitas sumber daya manusia dan budaya organisasi. Jasa Raharja terus berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang positif dan produktif guna mendukung pelayanan yang cepat, tepat, dan terpercaya bagi masyarakat.

Maknai Semangat Iduladha 1447 H, Jasa Raharja Hadir Berbagi untuk Masyarakat melalui Penyaluran Paket Daging Kurban

Maknai Semangat Iduladha 1447 H, Jasa Raharja Hadir Berbagi untuk Masyarakat melalui Penyaluran Paket Daging Kurban

29/05/2026

Jakarta - Dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, PT Jasa Raharja kembali melaksanakan kegiatan kurban sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat. Kegiatan pemotongan dan distribusi hewan kurban dipusatkan di Masjid Nur Rohman, Kantor Pusat Jasa Raharja, Jakarta, Kamis (28/05/2026).

Mengusung tema 'Qurban Peduli, Qurban Berbagi', kegiatan kurban tahun ini menjadi wujud rasa syukur dan semangat berbagi dari insan Jasa Raharja yang turut didukung melalui program TJSL perusahaan. Pada pelaksanaan tahun ini, hewan kurban yang terkumpul terdiri atas 9 ekor sapi dan 8 ekor kambing. Hasil pemotongan hewan kurban tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat sekitar, tenaga pendukung operasional, serta pihak-pihak yang membutuhkan.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa kegiatan kurban merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat sosial bagi masyarakat. “Iduladha menjadi pengingat penting tentang nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi. Melalui kegiatan kurban ini, kami berharap Jasa Raharja dapat terus mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Tahun ini, distribusi daging kurban diperkirakan mencapai lebih dari 1.500 paket dengan masing-masing berat 1,2 kg per paketnya. Menurut Direktur Utama Jasa Raharja Awaluddin, momentum Iduladha menjadi pengingat bagi insan Jasa Raharja untuk terus menumbuhkan nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat,” tambah Awaluddin. Pelaksanaan kurban ini juga menjadi bagian dari implementasi tanggung jawab sosial perusahaan yang secara konsisten dilakukan setiap tahun, khususnya dalam mendukung kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan. Jasa Raharja berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi Layanan untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan Kerja di Jalan Raya

Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi Layanan untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan Kerja di Jalan Raya

25/05/2026

KARAWANG – PT Jasa Raharja bersama BPJS Ketenagakerjaan resmi meluncurkan Integrasi Aplikasi Penjaminan Kecelakaan Kerja dan Kecelakaan Lalu Lintas. Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan pelayanan bagi pekerja yang mengalami kecelakaan lalu lintas dalam hubungan kerja.

Peluncuran integrasi layanan tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin bersama Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat, disaksikan Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Muttaqien, S.S., M.PH., AAK., di RS Primaya Karawang, Senin (25/5).

Integrasi aplikasi ini menjadi bagian dari transformasi digital pelayanan publik yang dilakukan Jasa Raharja untuk menghadirkan proses penjaminan yang lebih cepat, terkoordinasi, dan memberikan kepastian pelayanan bagi masyarakat. Melalui aplikasi yang saling terhubung, proses Coordination of Benefit (CoB) atau koordinasi penjaminan antara Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan dapat dilakukan secara lebih efektif sehingga mempercepat pelayanan kepada korban dan mempermudah proses administrasi di fasilitas kesehatan.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, mengatakan bahwa kolaborasi tersebut merupakan wujud nyata integrasi perlindungan negara bagi masyarakat melalui sinergi dua lembaga yang sama-sama mendapat amanat untuk memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat. 
“Kolaborasi antara PT Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan bentuk integrasi perlindungan negara yang bertujuan menghadirkan layanan yang lebih cepat, tepat, presisi, dan akurat bagi masyarakat, khususnya pekerja yang mengalami kecelakaan lalu lintas dalam hubungan kerja. Integrasi aplikasi ini juga memperkuat ekosistem Aplikasi Jaminan Sosial Nasional melalui layanan yang semakin seamless dan terkoordinasi,” ujar Awaluddin.

Ia menambahkan bahwa integrasi tersebut akan mendorong efisiensi pelayanan antarinstansi sekaligus mengoptimalkan mekanisme Coordination of Benefit sehingga proses penjaminan dapat berjalan lebih efektif tanpa tumpang tindih layanan.  “Harapannya, inovasi ini tidak berhenti pada integrasi hari ini saja. Ke depan, kami bersama BPJS Ketenagakerjaan akan terus mengembangkan berbagai inovasi layanan untuk memastikan perlindungan dasar bagi masyarakat dan pekerja Indonesia semakin mudah diakses, cepat, dan memberikan manfaat yang nyata,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menegaskan bahwa perlindungan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya mencakup risiko saat pekerja menjalankan aktivitas di tempat kerja, tetapi juga melindungi pekerja dalam perjalanan berangkat kerja maupun perjalanan pulang ke rumah. 

“Integrasi ini menjadi langkah penting karena tentunya kami ingin memastikan bagaimana para pekerja kami terlindungi secara seamless lewat kemudahan pertukaran informasi dan data antara BPJS Ketenagakerjaan dan jasa raharja. 

Dengan demikian Coordination of Benefit dapat kita koordinasikan jauh lebih baik. Ini bukti negara hadir memberikan perlindungan terbaik bagi para pekerja indonesia,” ujar Saiful.  BPJS Ketenagakerjaan mencatat kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyumbang terbesar kasus kecelakaan kerja di Indonesia. Sepanjang tahun 2025, dari sekitar 318 ribu kasus kecelakaan kerja yang tercatat, sekitar 28 persen atau lebih dari 87 ribu kasus terjadi di lalu lintas. Sebagian besar kasus tersebut terjadi dalam perjalanan berangkat kerja, perjalanan pulang kerja, maupun aktivitas pekerjaan yang menggunakan sarana transportasi.

Sejalan dengan hal tersebut, Anggota Dewan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (DJSN), Muttaqien yang juga hadir dalam kegiatan ini mengapresiasi sinergi antara kedua institusi dalam menghadirkan layanan lebih baik dan efisien. Kami sangat mendukung dan memberikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan dan Jasa Raharja dengan terbangunnya integrasi sistem antara kedua lembaga ini. Aplikasi ini tentu kami harapkan berjalan lebih baik dan memastikan semua layanan tercipta dengan lebih baik dan lebih efisien kedepannya,"ujar Muttaqien. 

Kondisi tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pekerja menunjukkan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan perlindungan yang lebih komprehensif, baik melalui pelayanan pascakecelakaan maupun upaya promotif dan preventif untuk menekan risiko kecelakaan di jalan raya.

Melalui integrasi aplikasi ini, kedua lembaga juga memperkuat integrasi data dan koordinasi pelayanan agar proses administrasi penjaminan menjadi lebih efisien, akurat, dan transparan, termasuk memberikan kemudahan bagi Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) dalam proses pelayanan kepada peserta.

Kegiatan peluncuran tersebut juga dirangkaikan dengan edukasi dan kampanye safety riding sebagai bagian dari penguatan budaya keselamatan berkendara dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pekerja terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas, mengingat kecelakaan di jalan raya masih menjadi salah satu risiko  utama yang dihadapi pekerja Indonesia.

Menurut Awaluddin, upaya peningkatan keselamatan transportasi bagi pekerja tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan memerlukan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, kepolisian, dunia usaha, fasilitas kesehatan, dan masyarakat. Karena itu, selain memperkuat layanan pasca kecelakaan, Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan juga berkomitmen memperluas program edukasi keselamatan berkendara sebagai bagian dari upaya menekan angka kecelakaan dan fatalitas di jalan raya.

Ke depan, Jasa Raharja bersama BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus memperkuat inovasi layanan, transformasi digital, dan koordinasi antar-lembaga guna menghadirkan aplikasi perlindungan yang semakin efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pekerja Indonesia.